Dinamika Bahasa Media 2
Peran media massa bagaikan pisau bermata dua; selain membawa pengaruh negatif, juga dapat menebarkan pengaruh positif. Dari sisi negatif, unsur-unsur kesalahan bahasa digunakan secara berulang, sehingga penulis buku ini meyakini bahwa penggunaan bentuk-bentuk yang keliru dengan kekerapan tinggi dapat memperlemah pengembangan bahasa Indonesia. Meskipun bentuk-bentuk bahasa negatif dan positif berkembang secara kompetitif dalam kehidupan sehari-hari, media massa tetap secara dominan menggunakan bentuk-bentuk positif, karena dukungan pengetahuan kebahasaan dan kegiatan menulis sebagai praktik keseharian. Pengetahuan kebahasaan itu penting dimiliki, karena segala bentuk bahasa yang tidak jelas dapat dicarikan pemecahnya secara linguistik, sehingga teks yang dihasilkan dapat dipertanggung jawabkan. Dalam kaitan ini, media massa juga telah berperan besar mengembangkan bahasa Indonesia yang semakin maju, salah satunya adalah pengindonesiakan istilah-istilah asing.
