MAMATOR (Makassar Tanah Toraja dan Atraksi Wisatanya
Dilahirkan di Penatahan-Tabanan Tahun 1959. Setelah menyelesaikan pendidikan arsitektur pada Fakultas Teknik Universitas Udayana (1985), kemudian diangkat menjadi dosen di almamaternya (1986). Menyelesaikan pendidikan strata dua (S2) di bidang perencanaan Wilayah dan Kota di ITB (1994), yang dibiyayai dengan dana TMPD dan memperoleh hibah UCE (University Consorcium Of Environment). Melanjutkan studi strata tiga (S3) tahun 2007 Kajian Budaya Program Pascasarjana Universitas Udayana tamat tahun 2011, yang dibiayain dana BPPS dab hibah doktor dari Dikti. Selain itu penulis juga pernah sebagai sekretaris Jurusan Arsitektur FT Unud 1996-1999, Kepala Pusat Penelitian Teknilogi dan Kesenian Unud tahun 2002-2020. Terlibat dalam penelitian PolaPengembangan Pariwisata Terpadu Bertumpu Pada Model Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Bali Tengah yang merupakan Riset Unggulan Terpadu VII 1999-2001, Penelitian masalah lingkungan hidup hidup di PPLH Unud 1996-sekarang. Penulis juga pernah terlibat sebagai tenaga ahli perencanaan pengembangan wisata strategis pariwisata bali (DPSC) 1999-2000 proyek BUIP Bali yang dibiayai oleh Bank Dunia. Pada tahun 2010 penulis juga terlibat sebagai tenaga ahli konsultan lokal Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Provinsi Bali, Departemen Dalam Negeri, bekerja sama dengan konsultan DANIDA, Denmark. Selain sebagai tenaga ahli, penulis juga mengajar pasa Program Magister Ilmu Lingkungan, Magister Kajian Pariwisata, dan Magister Arsitektur, Program Pascasarjana Universitas Udayana.
